Sekarang mungkin aku akan selalu menjadi rumah sebagai tempatmu kembali pulang. Tapi tidak dengan cerita cerita tentang para wanitamu. Karna itu hanya akan mengajarkanku untuk membenci dan kini aku sudah terlalu mengerti.
Kelak juga mungkin akan kusampaikan, betapa aku malam itu ingin membisikkan padamu. Bahwa, ternyata memang cuma kamu. Tapi ketakutanku kehilanganmu. Menjadikan aku menyimpan semua itu sendiri, demi kamu tetap disini. Kali ini, tolong. Biarkan aku menunggumu, beberapa saat lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar