19/3/17
Karna ternyata, rasa itu kembali dengan begitu besar sehingga menjadikan kisah ini sederhana, tak muluk muluk atau meminta lebih.
Sesederhana aku yang begitu mengerti kesalahanku, hingga tak sedikitpun niat menghakimimu. Sesederhana aku yang begitu merasa cukup hanya dengan kembalinya kamu, meski tak ada kepastian akankah kita kembali berlabuh.
Sesederhana senyum atau tatap matamu dari seberang sana, hingga mungkin saat kita berpapasan. Sederhana, seperti saat aku merasa cukup hanya dengan obrolan pendek kita atau cukup aku tau kau berada dimana.
Sederhana pula, sesederhana aku yang selalau mencoba baik baik. Dengan wanita manapun kau bertegur sapa atau bergombal ria, asalkan aku dapat selalu menggenggam tanganmu, ataupun memelukmu. Sederhana, sesederhana aku tau jelas bagaimana perasaanku. Tak peduli apa dan dimana, siapa dan berkata apa, perasaanku satu, aku menyayangimu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar