Sabtu, 17 Desember 2016

aku rindu dirinya

bulan aku rindu
pada dirinya yang dulu.
yang pantas dikasihani dulu.
dia yang membenci dirinya sendiri
dia yang di cela tanpa bukti
dia yang disakiti
dia yang selalu mencoba sempurna dulu.

aku rindu dia yang dulu
karna saat itu dia sadar siapa dirinya,
dia benar,
dia trus mencoba,
dia memperhatikan benar buruknya,
dan dia tau dimana seharusnya logika bekerja.

tidak, bukan, bukan berarti sekarang logikanya tidak bekerja.
hanya saja dia terlalu mementingkan egonya.
sekarang dia lebih mementingkan hatinya.
tidak, bukan, bukan berarti sekarang dia sudah tidak membenci dirinya.
malah sekarang dia benar benar merusak batasan batasannya. 

dia yang sekarang sudah terlalu jauh bermain,
dia enggan pulang,
dia enggan mengerti.
sekarang dia tidak pantas dikasihani,
dia terlalu mencintai dirinya sendiri.
memang tidak seharusnya dia di puji,
para arjuna ini telah terlalu memanjakannya.

bulan, tanyakan kepada tuhan tentang takdirnya.
mau sampai kapan dia berjalan,
menyusuri jalan yang salah
hingga bisa saja dia terjatuh dijurang penyesalan
atau di sungai penuh cela

bulan sampaikan pada tuhan
beri dia kekuatan
untuk menghentikan yang sudah salah
untuk kembali
agar terobati rinduku padanya,
agar kembali dia pada yang seharusnya.
agar aku tak dihujani ketakutan setiap harinya.
demi diriku, yang ada didalam dirinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar