Sabtu, 19 Maret 2016

duniamu

kau yang lemah,
di dadamu terdapat dunia yang luas namun rapuh.

banyak cinta yang telah kau hasilkan,
banyak pula tangis yang kau habiskan,
tidak inginkah kau bertanya?
tentang dunia mu yang tidak sempurna,
berisi polusi kenangan yang menyakitimu,
berisi kebohongan yang terpenjara di otakmu.

dunia yang membuatmu menjadi gadis balita,
mencintai coklatnya,
menyayangi mainannya.

dunia itu pula yang menjadikanmu remaja,
menyesali rasa yang kau habis kan untuk mereka,
tak berharga.

tak inginkah kau bertanya pada duniamu?
kenapa mengoleksi puluhan pedang yang kapanpun siap menghujammu dari dalam.

tanyakan pada duniamu,
mengapa banyak sekali kriminal?
mengapa mengumpulkan orang jahat?
orang orang yang menggenggam erat tanganmu,
orang orang yang mendengar keluh kesahmu,
orang orang yang mengecup bibirmu,
orang orang yang membuatmu nyaman.
semata karna kebaikanmu,
atau kenaifanmu,
atau bahkan kemunafikanmu,
lalu kau ditinggalkan.
menatap jejak kaki mereka,
mengais memori manis yang ada, 
kenapa kamu membiarkan mereka menyakitimu?
kenapa kamu bahagia atas kebohongan mereka?
katakan pada duniamu,
tentang kebodohanm.

berhentilah menangis !
duniamu menjadi kelabu,
kau butuh pelangi,
mereka tak akan kembali,
lihatlah dengan matamu,
mereka bukan lagi mahluk di planetmu,
mereka tak akan melihat laut yang kau ciptakan dengan tangismu,
berhentilah menangis,
bangunlah!
kembali menjadi kau yang pemarah,
bangkitlah!
kembali menjadi kau yang arogan,
jangan biarkan mereka menyadari, betapa kelabu duniamu kini. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar