bagaimana kabarmu ?
apakah masih rutin jadwal menangisi kehidupanmu ?
apa masih sering kau dengar suara pedang pedang itu ?
atau kau masih berkubang dintara kebencian ?
masih kah kau berdoa balas dendam mu lancar, kepada orang orang yang membuat kepalamu diinjak? kepada orang orang yang membuat ibumu menangis ?
apa kau masih merasa takut ditinggalkan?
apa kau masih mencoba menjadi gadis nakal dengan rokok dan para laki laki itu ?
masih kah kau mencari hal baru ?
sudah bisakah kau percaya orang lain ? sahabat mu ? Tuhanmu ?
sudah hilangkah semua sakit hatimu ?
masih kah kau gemar memohon dan berbohong ?
atau gemar membahagiakan orang lain di sela tangismu ?
masih kah kau menjadi gadis lemah itu ?
masih kah kau membenci jalan pikiranmu?
masihkah kau dendam dengan hatimu sendiri ?
atau kau sudah mencoba memperbaiki segalanya ?
dengan cara apa ?
masih kah kau merasa iri atau benci dengan orang orang disekitarmu ?
atau, masih kah kau berpikir mereka semua jahat kepadamu ?
mereka yang memfitnah mu ?
mereka yang menggurui mu ?
mereka yang merebut kebahagiaanmu ?
mereka yang menginjak harga dirimu ?
mereka yang menusuk mu dari belakang ?
para penjilat ?
menggunakan kebaikanmu ?
apa kabar mereka ?
apakah baik baik saja ?
atau kau sudah mengakui segalanya?
tidak, tidak mungkin bukan ?
kau bukan gadis seperti itu.
kau pasti lebih memilih tersiksa daripada menyakiti perasaan orang lain, iyakan ?
kau pasti masih gadis yang dulu.
bagaimana rasanya ?
masihkah sangat sakit ?
masihkah merenggut semua tenaga mu ?
masihkah membuatmu ingin mati ?
sampai kapan ?
sampai kapan kamu sadar akan apa yang kamu harus lakukan ?
tidak
bukan
bukan dengan mengatakan kepada mereka.
carannya ?
kau ingat ini ?
"jika rasa sakit itu masih ada, berarti Tuhan menyangi kita, kita sudah bermain terlalu jauh, kita harus kembali kepadanya"
bukannya kau yang mengatakan kalimat panjang itu ?
atau kau melupakan kata katamu lagi seperti biasa ?
atau apakah kau benar benar lupa ?
mengingat prasangka buruk menenggelamkan semuanya.
masih kah kau seperti itu ? wahai pribadi baruku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar