Kamis, 07 Januari 2016

malam tadi

Tuhan kau tidak pernah mengecewakanku, atas semua doa ku, atas keinginanku. Kali ini tulisanku untukMu.
Tuhan malam ini tahun baru, ribuan harapan kusaksikan di layar handphoneku. aku tidak merencanakan melakukan seperti mereka. Lagipula harapan mereka terlalu klise bagiku. Tuhan walaupun aku tau kau pasti tau apa yang kuharapkan, aku ingin menuliskannya sekali lagi disini agar hambaMu yang pelupa ini dapat trus mengingatnya.

Tuhan ini surat untukmu,
kuharap tahun ini hatiku sekeras baja,
tak mudah sakit, tersinggung atau jatuh cinta,
karna masih banyak hal yang meluka dikepalaku,
karna tidak semua manusia bisa menjaga pedang dilidahnya,
dan karna aku tak mampu melawan sepi karna kurangnya rasa.
Tuhan  kuharap tahun ini air mataku menjadi kikir,
tak mudah tumpah atau bersimbah.
Karna aku dilahirkan dengan hati pencinta, menangisi hal apa saja.
Dan dengan banyak luka, aku ingin berhenti menangisi luka yang lama.
Tuhan jauhkan aku dari kecewa, atas keluarga sahabat cinta, atau bahkan diri yang terluka

Tuhan, malam tadi kau yang maha tau.
Atas segala harapan yang ku emban.
Tuhan kau yang maha tau,
 harapan itu tak berarti tanpa hati ku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar