Rabu, 30 April 2014

air tenang tanda tak dangkal.

cara menang adalah dengan tidak membuat musuhmu merasa terancam, karna saat itu dia sedang tidak berusaha, karna saat itu adalah saat yang paling lemah.

cara menang dari seseorang adalah dengan berhenti merendahkan orang itu, karna saat kita sombong kalah dan karma tidak akan menjadi mimpi bagimu melainkan kenyataan. manusia sedih yang direndahkan, akan berusaha lebih daripada usahamu, lebih keras, lebih cepat, dan selalu. dia akan mencari celah terlemahmu. dia akan menjadi musuh dalam selimutmu. karna sesungguhnya air tenang adalah air yang dalam.

pernah aku.

aku pernah tidak takut, lalu aku menemukan diriku membuat kesalahan. 
lalu sekarang aku hanya selalu takut, karna penyesalan tidak seindah dimaafkan.

aku juga pernah dihajar, 
batin maupun raga,
telinga maupun mata, 
tidak hanya satu orang namun beberapa, 
namun sesungguhnya tidak ada yang sesakit saat anggota keluarga yang melakukannya. 

korban

mudah saja mereka mengatakan " dewasalah ! " ikhlas lah !" atau " banyak yang lebih menderita dari pada dirimu " . tapi apa dengan mengatakan mereka ikut merasakan ? apa dengan mengatakan mereka ikut menangis ? apa dengan mereka mengatakan mereka ikut memikirkan? belum tentu. terkadang mereka hanya ingin tau lalu pergi. tak jarang aku dengar kalimat itu.

tak perlu kalian katakan, kami sebagai pemilik masalah sudah tau. atau mungkin kami sudah dengar itu ribuan kali. kami sudah coba dewasa, kamu sudah sering ikhlas, kami sudah selalu percaya. tapi tolong, kami manusia. kalian pun bisa lelah sebagai yang belum mencoba masalah. apalagi kami yang bisa saja setiap hari bekerja ekstra karna masalah apalagi dengan anak anak yang tatkala adalah korban.
kami juga diciptakan dengan akal, dimana kami tau bahwa setiap hari bersedih tidak membuat dompet tebal, tidak menarik senyum di ujur bibir, tidak juga membuat tidur menjadi nyenyak. percayalah kalian, kami mencoba namun saat masalah itu lewat didepan mata seperti orang gila lalu lalang bohong jika kami tidak lelah, tidak takut.
kami dilahirkan sebagai titipan tuhan, namun harus menjadi korban perceraian, korban kekerasan, menjadi bahan bingkisan yang diberi kesana kemari, mencari pekerjaan sekecil apapun hanya untuk bisa makan atau tersenyum, menjadi yang buruk untuk mendapat perhatian.
tentu kalian tak perlu terlalu tau tentang kami, kita punya hidup masing masing kan, namun tolonglah jangan pandang kami lemah trus menerus. tolong pandang kami kuat karna bisa menghadapi, karna masih bisa menarik ujung bibir ini saat mata seperti kantung, karna masih bisa berdiri saat rasanya tak ada daging. kuatkan kami jangan lemahkan kami.

untuk kamu yang mungkin belum merasa,


untuk kamu yang mungkin hidup mu hampir selalu baik baik sajar, tak punya masalah pelik untuk di selesaikan. namun aku ingatkan kamu, bagaimanapun hidup baik mu akan ada yang menyadarkanmu memberi mu kesadaran untuk menyiapkan apa yang akan terjadi, memperlihatkan kepadamu bagaimana hidup sesungguhnya, entah itu didalam hidupmu ataupun hidup orang lain. saat itu terjadi, simaklah kawan, dengarkan perhatikan hidup tak semudah bicara namun bukan berarti aku memerintahkanmu untuk takut, percaya jua hidup ada yang ciptakan, tuhan memberi jalan untuk segala takdir yang menimpa kita sebagai manusia.

untuk kamu yang mungkin merasa menjadi penting. ketahui kawan, orang pintar, cantik, berbakat, itu penting cacat, memiliki kekurangan itu pasti ada dan juga menjadi yang penting penting. mungkin kamu punya semua atau salah satu dari judul itu sehingga kamu merasa penting. sehingga kamu menjadi paling nyaring, menjadi bersinar, ataupun tinggi. paling merasa dibutuhkan, paling merasa membutuhkan, merasa menjadi yang harus didengar, menjadi yang merasa paling harus dilihat. namun kau harus ingat, langit memiliki 7 tingkat, diatas langit biru yang indah masih ada langit kelam dengan bintang yang mempesona. selain kamu yang memiliki keburukan, masih ada orang lain yang memiliki ketakutan, diatas kamu yang memiliki segalanya, masih ada pencipta yang selalu Sempurna. dengan ini kamu harus sadar, percaya juga siap. Yang sempurna akan memperlihatkanmu, membuat mu mendengar bahwa didunia ini tidak hanya tentang kamu. bahwa di dunia ini tidak hanya ada kamu. manusia diciptakan oleh sang maha adil dengan ribuan kebaikan, dengan ribuan takdir, ribuan kemungkinan. jadi sabarlah kamu untuk yang memiliki kekurangan karna tuhan tak pernah memejamkan mata. dan merendahlah kamu untuk yang memiliki segalanya. karna bumi, sang roda kehidupan itu selalu berputar. bukan menyumpah hanya saja cobalah bersiap. semisal sang roda turun, kamu akan ikut turun kebawah. jadi bertawakkal lah.

Rabu, 09 April 2014

langit jingga kala itu

langit jingga kala itu,
saat kau menggiringku kepersinggahan yang teramat ku hindari,
sebuah bukit tempat menara menara listrik berada,
bukan menara itu yang ku musuhi, melainkan ketinggian yang selama ini ku hindari.
tempat ini jauh dari keramaian, tak mudah ditemukan,
tempat dimana kita bisa melihat langit langit dari seluruh bangunan tempat rakyat berjuang.

langit jingga kala itu,
saat kau genggam tanganku
menatap lekat ke mataku,
meyakinkan diriku bahwa tak ada yang perlu ditakutkan saat bersamamu,
meyakinkan diriku bahwa jika aku terjatuh ke suatu tempat dibawah sana kau akan menangkapku, meyakinkan diriku bahwa kaulah pagar pembatas yang akan terus menjagaku.

langit jingga kala itu
saat kau menyentuh lembut lenganku,
saat perlahan kau memelukku,
membisikan kalimat yang tak pernah ku tunggu,
bukan ku tunggu seperti aku tak mau,
hanya saja lama nya waktu mampu menghapus harapanku saat dulu aku tunggu kalimat itu.
dan kali ini kau bisiki telingaku layaknya sebuah lagu,

langit jingga kala itu,
saat kau meminta izin agar dirimu menjadi kekasihku,
menjadi milikku
menjadi penjagaku,
menjadi sesuatu yang membuatku tak lagi takut
menjadi sesuatu yang selama ini ku tuju.

langit jingga kala itu,
saat kau menjadi kekasihku.