Ternyata pergi dengan hati terpaksa-- tak pernah sesederhana
yang aku kira. Jika terluka pada akhirnya aku tak akan mau memulai semua
Tak akan aku gubris pesanmu, tidak akan kuangkat teleponmu, aku abaikan
ceritamu. Sinarmu terlalu terang bagi gadis lemah sepertiku . (dwitasaridwita)
Di rumahku yang sepi, sambil menatap layar handphoneku aku
hanya bisa diam termenung. Mungkin, aku perempuan paling tolol yang pernah ada,
perempuan yang menyayangiimu tanpa banyak meminta. Ketika aku sadar kau
menyayanginya aku hanya tersenyum menahan rasa yang kau tau pasti itu apa.
harapan besar kau berikan padaku, tentang bagaimana kamu menjadi sumber
kenyamanan untukku. aku ingat bagaimana rasa itu ada, hadir di yang ku pikir di
antara kita, walaupun ternyata semu belaka. aku ingat bagaimana tatapan dari mata
hitammu yang tampak seperti mutiara dibalik kacamata mu yang pernah patah, aku
ingat bagaimana senyummu dibibirmu yang terbelah. aku selalu ingat bagaimana
kata kata yang selalu kau sampaikan dengan menatap mata ku membuatku tak
berdaya. aku teringat kala itu aku jatuh berkali kali, di pelukan sahabatku, di
lantai rumahku sampai di sajadah sebab tangisku karnamu. aku menangis tak
terima kamu lebih mencintainya, aku menangis tak terima kamu yang membuatku
sangat menyayangimu, aku menangis tak terima aku menyayangi dirimu jika akhirnya
begini. kala itu aku merasakan semuanya.
dan saat ini aku disini berusaha menulis apa saja yang
kurasakan tentangmu karna malu aku bercerita sekali lagi dengan teman temanku.
ku katakan kepada mereka bahwa kita sekarang hanya berusaha berteman karna kamu
sudah menentukan pilihan, ku katakan kepada mereka bahwa aku akan berusaha
menghilangkan perasaan ini perlahan.
dan sangat ingin ku katakan bahwa sekali lagi aku berbohong.
bahwa sejujurnya perasaan ini tak pernah hilang bahwa sejujurnya kaulah yang
sangat kusayangi dan kuinginkan bahkan hingga detik ini.
ttd
kakak kelasmu
yang sangat menyayangimu bahkan mungkin lebih dari dia
tolong dibaca entah melalui apa
tolong mengerti aku membutuhkanmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar