Minggu, 27 Juli 2014

burung kakaktua

ini tentang rahasia,
hidup lama akan menyebabkan kita memiliki rahasia, hidup bersama orang lain dan terlalu dekat akan menimbulkan rasa percaya dan pada akhirnya kita akan tau rahasia orang itu. dan faktanya menyimpan rahasia tidak mudah.
apalagi disaat kita berada ditengah mereka semua, ini tentang saya,
seseorang menceritakan rahasia pada saya, yang katanya hanya saya yang tau, sejauh ini tidak ada yang membicarakannya dengan saya jadi mungkin memang hanya saya yang tau. sementara kami ada berlima dan hanya saya yang diberi tau, entah dengan manusia lain tapi bagi saya susah menyimpan rahasia salah satu sahabat saya sementara 3 sahabat saya yang lain tidak mengetahuinya, merasa menjadi penghianat karna katanya antar sahabat tidak baik ada rahasia. tapi sampe sekarang saya masih merahasiakannya.

sampai sekarang, sejak kami berlima masih baik baik saja, sampai terpisah satu persatu, dari kami masih saling percaya sampai si p tidak suka dengan si g ( katakan sang pemilik rahasia ) dari si y beranggapan biasa saja, sampai si y berpikir si g adalah orang yang sempurna, sementara saya disini berada diantara mereka, satu satunya yang tau si g tidak begitu sempurna dan si g tidak juga begitu buruk. sementara saya dan si y adalah sahabat yang tidak pernah merahasiakan apapun, dan saya dengan si p adalah sangat dekat lebih dari sahabat.

di satu sisi kebiasaan saya adalah merubah pendapat si y, dulu jg si y pernah berpikir seseorang sempurna, lalu saya memberi tahu rahasia orang itu dan membuktikan kepada si y bahwa dia tidak sempurna, dan sekarang terulang lagi, hanya bedanya saat ini saya ragu untuk membuka rahasia di g untuk merubah pendapat si y, menurut saya saya hanya mesti menyadarkan si y bahwa manusia tidak ada yang sempurna, tapi di satu sisi saya harus memberi bukti seperti rahasia si g.

saat ini saya rasanya seperti kakaktua, mendengar dan berbicara, namun saat ini saya hanya sedang mencoba mendengar dan tidak bicara

baik dan yang tidak baik

kali ini tentang yang baik dan yang tidak baik.
dalam hidup kita diajarkan bahkan terkadang diharuskan bisa menyaring orang orang disekitar kita untuk kita temani dan kita jauhi , kita juga dituntut untuk dapat memilih jalan hidup yang baik, tempat yang baik, makanan yang baik, dan semua itu fakta dan menurut saya wajar adanya.
tapi kembali lagi dengan pendapat bahwa di dunia tidak ada yang sempurna, tidak ada yang benar benar baik dan benar benar jahat, bahwa semua hal memiliki sisi positif dan negatifnya masing masing.

mengambil contoh pada manusia, disekitar saya banyak manusia yang saya sayangi, yang saya nyaman berada diantara mereka karna mereka peduli dan baik terhadap saya, namun di satu sisi mereka memiliki dosa masing masing, aib, rahasia, kesalahan, dan keburukan masing masing, jadi apa saya harus menjauhi mereka ? dan juga terhadap saya, saya tidak tau apa saya baik atau tidak jadi apa saya seharusnya dijauhi ? apa orang orang yang mengatakan kita harus menjauhi orang yang kurang baik itu sudah sempurna dan tidak punya sifat tidak baik ? jadi kesimpulannya, di dunia tidak ada yang sempurna, hanya cara kita masing masing individu untuk menghadapinya.

Kamis, 24 Juli 2014

Rela

rela korbankan hidupmu untuk orang lain, tidak menjamin orang itu rela korbankan hidupnya untukmu. jika kau mencoba percaya, jangan hanya percaya dengan apa yang kamu lihat, jangan hanya percaya dengan apa yang kamu dengar, ataupun jangan hanya percaya dengan aoa yang kamu ingin pikir. perhatikan segalanya, dengarkan, lihat dan pertimbangkan. mengambil keputusan itu tidak mudah.

rasa apa ?

jika cinta sejati adalah bahagia dalam hal apapun asal bersamamu, apa ternyata aku belum terlalu mencintaimu ?
ternyata, bahagiaku tak segalanya tentangmu, tak selalu asal bersamamu, kadang aku bahagia tanpa dirimu, walau bukan tentangmu, terkadang tidak harus ada kamu untuk aku bahagia, bahkan kadang aku tidak bahagia bila bersamamu. jadi apa ini cinta ?
atau memang cinta sejati seperti itu hanya kata kata ? hanya ada di drama atau gurauan manusia ? atau hanya belum waktunya aku mengerti cinta ? lalu, bila ini bukan cinta lalu apa namanya ?
aku yang membutuhkanmu, aku yang tak ingin kehilanganmu, aku yang menyayangimu, aku ingin kamu selalu bersamaku, namun bukan bersama seperti selalu disampingku. tapi hanya disana di tempatmu dalam keadaan kamu menyayangiku, mendukungku, dan percaya diriku. tetapi aku tidak terlalu butuh kamu ada di dekatku, hanya itu.
jadi apa ini cinta ?